Portal Berita Online

PUJUD--Jeritan terdengar begitu jelas. Secara bersamaan, seorang pria bergegas keluar dari rumah, asal datangnya suara. Memegang sebilah pisau yang masih berlumur darah.
"Nurhayati Laoli dan Tarojatule Laoli terbangun mendengar jeritan, lalu membuka jendela. Terlihat seorang pria keluar rumah memegang pisau, darah masih menetes," kata Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni SIK MH melalui Plh Kasi Humas Ipda Dahri Iskandar Lubis, Sabtu, 8 Februari 2025.
Apa yang dilihat, lalu disampaikan kepada Wisman Gule. Tanpa menunggu lama, mereka mendatangi rumah yang ditempati Isani Telaumbanua itu. Di depan pintu kamar, wanita berusia 36 tahun itu didapati tergeletak bersimbah darah. Kondisinya sudah tak bernyawa.
Peristiwa berdarah itu terjadi, Jumat, 7 Februari 2025 pukul 02.00 WIB di sebuah bedeng Dusun Suka Mulia III, Kepenghuluan Teluk Nayang, Kecamatan Pujud Kabupaten Rohil.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke polisi. Belakangan diketahui pria yang keluar dari tempat kejadian perkara tadi berinisial WG (22). Pekerja harian lepas yang tinggal tak jauh dari sana.
Mendapat laporan dugaan pembunuhan, polisi turun melakukan penyelidikan. Satu jam berselang, WG berhasil diamankan. Kondisinya lagi mabuk tuak.
”Terlapor habis minum tuak dan mengakui perbuatannya," ujar Ipda Dahri seraya menjelaskan bahwa tersangka masuk lewat jendela rumah.
Polisi kemudian melakukan penelusuran di sekitar TKP untuk mencari barang bukti pisau. Pencarian membuahkan hasil, pisau ditemukan berdekatan dengan sarungnya, sebelah rumah korban.
"Motif pembunuhan masih dalam proses penyelidikan," pungkasnya. rr